Minggu, 28 Februari 2010

Cerpen

KEPADA SIAPA MAWAR INI KU PERSEMBAHKAN???

Aku masih mahasiswa baru waktu aku mengenalnya. Namanya Rika, cewek lucu dan ceria. Namanya kuketahui dari sahabatku Sita yang berteman dengannya. Aku suka dengannya sejak pertemuan pertama di Organda kami, karena kami kebetulan dari daerah yang sama (Pangkep). Aku tak punya nyali mendekatinya, tapi karena rasa suka yang begitu mendalam akhirnya akupun berani melakukan pendekatan dan mencari segala sesuatu tentangnya.
“Hai kamu Rika yah?” tanyaku pada rapat pengumpulan organisasi kami.
“Iya, kok tahu” balasnya dengan senyum manisnya.
“Tahu dong!!!” kataku sambil nyegir.
Karena tak banyak bicara, jadi Rika hanya membalasnya dengan senyuman. Sepanjang rapat tatapanku rasanya tak mau luput dari wajahnya yang indah dan sesekali ia tersenyum menatapku. Seusai rapat kami mengadakan bazar pencarian dana di kafe Tropis untuk kegiatan Try Out Akbar yang akan kami adakan.
“Rika entar mau ke bazar?”
“Ia, tapi mau sholat dulu di rumah Anti”
“Oh...gitu yah, entar biar aku yang jemput yah?”
Terlihat wajah Rika memikirkan sesuatu dan kemudian berseru “Ok...thanks before yah!”
Akupun pulang ke rumah untuk mandi dan sholat magrib.
Setelah mandi aku langsung ke rumah Anti untuk menjemput sang pujaan hati. Hehehe... Sesampainya di rumah Anti, tak perlu memanggil, tak perlu mengetuk pintu dan bahkan sampai melempar sepatu. Ternyata Rika sudah menungguku di depan teras, lalu kamipun meluncur ke TKP. Sesampainya di bazar, aku langsung bergabung dengan teman-teman kami Sita, Asma , Sery, dan Uzul.
“Rika mau pesan apa?” tanya Sita padanya.
“Kopi susu aja deh”.
“Lho...kok minumnya kopi susu, entar gak bisa tidur lho” sela ku.
“Ah... nggak apa-apa, entar malam memang saya mau begadang untuk usir nyamuk di pondokan. Hehehe”.
“Ikh...bisa aja, kamu lucu yah. Hehehe...”
----------------
(Masih di tempat bazar). Lagi asyik-asyiknya melihat sulap abal-abal yang tunjukkan sery, tiba-tiba aku dipanggil oleh temanku yang duduk beberapa meja dari kami.
“Rey...kesini sebentar” kata basran
“Iya, ada apa?”
“Tunjukkan dong pacarmu pada kita-kita”
“Itu di sana, yang pakai jilbab hitam”, kataku sambil menunjuk Rika.
“Oh...itu yah, setahu saya dia kan adik K’Fardi ketua organisasi ini”
Aku sangat kaget mendengarnya. Maka, akupun langsung menanyakan hal itu kepada Rika tanpa menggubris teman saya yang masih asyik nyerocos.
“Rika...kamu adiknya K’Fardi yah?”
“Iya, memangnya kenapa?”
“Nggak apa-apa kok” (padahal dalam hatiku lumayan takut), karena K’Fardi termasuk orang yang disegani sebagai ketua organisasi kami. Dia orangnya pendiam dan bijaksana. Namun, aku tak amu nyaliku ciut hanya karena Rika adik K’Fardi, aku akan memperjuangkan hatiku yang telah dia curi sejak pertama kali bertemu (LEBAY). Untuk itu, sebelum Rika pulang diantar oleh kakaknya aku menyempatkan diri untuk meminta nomor Hp nya.
Setelah bazar, aku langsung pulang ke rumah dan meng-sms Rika “Gud Nite...Have a nice dream” Rey..
Sejak saat itu hari-hariku dipenuhi oleh bayangan dirinya, setiap hari kucari tahu tentangnya melalui sahabatku Sita, mengoleksi foto-fotonya yang kudapat dari teman-teman atau mengambilnya dari HP nya sendiri. AKU JATUH CINTA PADANYA!!!!
Sebelum acara Try Ou, aku dan Rika ditugaskan ke sekolah-sekolah SMA untuk mengumpulkan kuponnya. Aku senang sekali dan dari situlah saya semakin mengenal tentang dia. Ternyata dia orangnya supel dan baik, sampai-sampai tukang bakso di jalan pun mengenal dia. Aku semakin mencintainya dan ingin memilikinya. Tapi, rasanya terlalu cepat untuk mengungkapkannya, jadi kubiarkan saja rasa ini tumbuh dan mengalir seiring waktu dan kebersamaan kami.
Sewaktu acara Try Out telah tiba, Rika ditunjuk sebagai MC. Senang rasanya melihatnya. Dialah penyemangatku untuk terus aktif di organisasi ini.
---------------------
Beberapa bulan setelah Try Out aku tak pernah bertemu dengannya, aku rasanya kangen banget ama dia. Jadi kutumpahkan saja rasa kangenku itu melalui sms dan menelponnya, responnya pun cukup baik padaku. Tapi aku sabar saja, toh sebentar lagi aku akan bertemu dia pada rapat pengurus yang akan diadakan di Malino. Akupun berencana untuk menembaknya di sana dan memberikan bunga mawar untuknya. Memang sih ini kayaknya terlalu mendramatisir, tapi aku mau ini menjadi moment yang berkesan yang akan dia ingat sepanjang hidupnya.
Hari itu pun tiba, tapi sewaktu aku dan teman-teman ingin berangkat, Rika belum juga datang. Aku yang cemas bertanya kepada Sita
“Sita, Rika ikut kan?”
“Katanya sih, mungkin dia telat”
Dan memang, dia telat. Sewaktu kami sudah naik ke atas bus dia lari terpontang-panting seolah-olah kami ingin meninggalkannya.
“Pelan-pelan saja, kami tak akan mungkin meninggalkanmu kok” kataku dengan lembut
“suit...suit....” teman-temanku serempak mengejek.
Setelah sampai di atas bus, dia langsung duduk di depanku dan perjalanan pun dimulai!!!!
Setelah tiba di Malino kami langsung mempersiapkan peralatan untuk rapat kerja, termasuk perlengkapanku untuk menembak Rika setelah rapat nanti dengan segala prosesi upacara yang telah direncanakan.
Namun di malam hari seusai rapat, langit berkehendak lain. Sementara berjalan ke wisma, Rika jatuh pingsan dan terkena hipotermia. Dia langsung di bawa ke kamar dan mencari obat. Tapi, obatnya sudah tak bisa mempan lagi maka kami pun membawanya ke dokter terdekat. Sesampainya di dokter denyut nadinya sudah semakin melemah, kami semua panik. Dan beberapa menit kemudian, sebelum cairan dan oksigen sempat di masukkan ke tubuhnya dia telah menghembuskan napas yang terakhir dan pergi menghadap-Nya. Dia telah meninggalkan kami semua, dia telah meninggalkan aku dan perasaanku. Aku sangat...sangat terpukul, tak pernah aku merasakan kehilangan yang begitu mendalam. Proses penembakan yang kuharap menjadi sejarah buatnya sudah tertinggal jauh ke belakang. Dan sekarang dia telah membuat sejarah duka untukku dan teman-temanku. Aku tak tahu lagi sanggupkah aku menghadapi hari-hariku dengan sempurna??? Mawar yang telah kupersiapkan jauh-jauh hari untuknya dan untuk hari ini, kini hanya bisa kuletakkan di atas nisannya dengan penuh tangisan.


210990

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

give your comment....